/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Cari Blog Ini

SEJARAH MAKAN KETUPAT SAAT LEBARAN

         ,


    Makan ketupat di hari raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi wajib,namun apakah kalian tahu sejarah dibalik adanya makanan ketupat di hari raya Idul Fitri ini ? baiklah untuk itu mari kita simak penjelasan tentang sejarah makanan ketupat di hari raya Idul Fitri di bawah ini seperti dikutip dari kumpulansejarah.com



SEJARAH MAKANAN KETUPAT DI HARI RAYA IDUL FITRI

Ketupat pertama kali diperkenalkan Sunan Kalijaga kepada masyarakat Jawa beliau membudidayakan sebuah tradisi,yaitu setelah lebaran masyarakat setempat menganyam ketupat dengan daun kelapa muda lalu diisi beras.

Setelah selesai dimasak, ketupat lalu diantarkan ke anggota keluarga atau kerabat,sejak saat itu ketupat menjadi simbol kebersamaan.

Selain itu, ternyata ketupat punya filosofi tersendiri yaitu anyaman-anyaman pada kulit ketupat itu mencerminkan betapa banyaknya kesalahan manusia.
Setelah dibelah dua, terlihatlah isi ketupat yang berwarna putih, menggambarkan kebersihan dan kesucian hati manusia, setelah menahan nafsu dengan berpuasa dan memohon ampun atas segala kesalahan.
Sementara itu, bentuk ketupat yang sempurna itu melambangkan kemenangan umat Muslim yang akhirnya mencapai hari yang Fitri, Nah sekarang sudah tahu kan sejarah ketupat.
Jadi, ternyata betapa besarnya peran para wali untuk memperkenalkan agama islam dengan tetap menghomati budaya setempat.
Kini warisan dari Sunan Kalijaga ini masih tetap dipertahankan bahkan sudah bukan milik Jawa saja tetapi sudah menjadi makanan Asia tenggara, hal ini dapat dilihat di negara Malaysia masih dijumpai ketupat ini, hal ini terjadi akibat banyaknya orang orang Jawa yang bermukim di Malaysia.
Lebaran ketupat merupakan tradisi masyarakat sebagai ungkapan syukur setelah melaksanakan ibadah puasa.
Namun, tujuan dari tradisi makan ketupat bersama keluarga maupun tetangga setelah salat sunah Id diharapkan menjadi momen untuk saling mengakui kesalahan.
Selain dari makna mengakui kesalahan, makna tersembunyi dari ketupat, bentuk segi empat ternyata wujud dari prinsip “kiblat papat lima pancer” yang berarti empat arah mata angin dan satu pusat.
Prinsip tersebut kalau diotak-atik maknanya berarti empat arah mata angin utama, yaitu timur, selatan, barat, dan utara yang bertumpu di satu pusat.
Bila salah satu arah mata angin itu hilang, maka keseimbangan alam goyah. Terjemahan bebas filosofi tersebut bisa dikaitkan dengan arah jalan hidup manusia.
Ke mana pun arah yang ingin ditempuh manusia hendaknya tidak akan lepas dari pusatnya, yaitu Allah Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, agar tidak goyah maka manusia harus tetap ingat kepada Sang Khalik sebagai pusat dari segalanya.
Ada pula yang mengartikan prinsip “kiblat papat lima pancer” bahwa ke mana pun manusia menuju, pasti selalu kembali kepada Allah.
Ketupat juga bukan sekadar makanan yang disajikan untuk menjamu para tamu pada hari raya Idul Fitri maupun merayakan genapnya enam hari berpuasa sunah Syawal.
Sebagian masyarakat Jawa memaknai rumitnya membuat anyaman ketupat dari janur sebagai bungkus beras, mencerminkan kesalahan manusia.
Warna putih ketupat ketika dibelah melambangkan kebersihan setelah bermaaf-maafan. Butiran beras yang dibungkus dalam janur merupakan simbol kebersamaan dan kemakmuran.

Penggunaan janur sebagai kemasan pun memiliki makna tersembunyi.

Janur dalam bahasa Arab yang berasal dari kata “jaa a al-nur” bermakna telah datang cahaya. Sedangkan masyarakat Jawa mengartikan janur dengan “sejatine nur” (cahaya). Dalam arti lebih luas berarti keadaan suci manusia setelah mendapatkan pencerahan cahaya selama bulan Ramadan.
Selain itu, tradisi makan ketupat lebaran yang masih langgeng sampai saat ini adalah penggunaan sayur opor sebagai pasangannya. Sayur opor pun memiliki makna filosofi , jika dilihat dari asal-usul bahan dasarnya yang menggunakan santan kelapa. Bahasa Jawa dari santan ialah “santen” yang memunyai makna “pangapunten” atau memohon maaf.

5 Fakta Unik Tentang Inggris



   Anda pasti tahu Inggris bukan ? Negara yang dipimpin Queen Elizabeth II ini adalah salah satu negara termakmur di Dunia.

Namun,apakah anda tahu terdapat beberapa fakta unik di negara ini ? ,

mau tahu......? langsung aja 


1. Paspor untuk hewan

Di inggris, paspor untuk hewan itu sudah wajar bagi warga inggris yang mempunyai peliharaan kuda. Semua jenis kuda atau zebra, seperti kuda poni, keledai dsb. di Inggris wajib untuk memiliki paspor. Paspor tersebut berisi tentang jenis kuda, nama pemilik serta pernyataan dari pemilik apakah kuda tersebut untuk dimakan atau hanya dipelihara. Paspor ini ditunjukkan kepada pembeli kepada petugas standar penjualan, saat Anda menjual atau memberikannya kepada orang lain, dan juga saat Anda melakukan perawatan untuk peliharaan Anda.


2.Tradisi Minum Teh

"Tea Time" adalah hal yang lumrah di Inggris, minum teh di sore hari adalah budaya orang Inggris.Bahkan mereka mengkonsumsi teh paling banyak dibanding warga negara lainnya (2,5 kali lebih banyak dari orang Jepang dan 22 kali lebih banyak dari orang Amerika dan Perancis)

3. Big Ben

Big Ben sebenarnya adalah nama lonceng yang terdapat di menara jam di London,
Menara ini sebenarnya secara resmi bernama Elizabeth Tower,usai perayaan Diamond Jubilee,yaitu perayaan 60 tahun tahta Ratu Inggris pada tahun 2012

4.Ulang tahun ke-100 menjadi istimewa di Inggris

Jika warga negara negara Inggris merayakan ulang tahun yang keseratus,maka mereka akan mendapatkan kejutan dari Ratu Inggris yaitu Ratu Elizabeth II berupa kartu ucapan yang dikirim langsung ke kediaman warganya tersebut.

5.Bahasa Perancis pernah menjadi bahasa resmi

Bahasa Perancis menjadi bahasa resmi selama 300 tahun, mulai dari tahun 1066 sampai tahun 1362